Antara Otak Kanan Atau Otak Kiri

Fungsi Otak Kanan mungkin teman teman sudah tahu otak kanan memiliki fungsi dalam perkembangan emotional quotient yang sering kita kenal yaitu (EQ). contohnya adalah sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta pengendalian emosi secara sosialisasi. Pada otak kanan ini juga terletak kemampuan intuitif,  memadukan, kemampuan merasakan, dan ekspresi tubuh, seperti menyanyi, menari, melukis dan lin sebagainya

Wasiat Terlarang! Dahsyat dengan Otak Kanan

Beragam perbendaharaan serba kanan akan dijelasakan penulis satu per satu. Mulai dari gurauan, permainan, cerita, kiasan, kreativitas, visual, musik, intuisi, sintesis, empati, keramahtamahan, syukur, sampai pemaknaan hidup. Boleh juga dengar fatwa Thomas Friedman, seorang penulis yang sudah bolak-balik menenteng Penghargaan Pulitzer, Apabila Anda ingin mengasah kemahiran khas otak kanan, maka lakukanlah sesuatu yang Anda cintai.



Do what you love! Love what you do!

Yakin Anda pasti setuju dengan Thomas Friedman. Jadilah orang yang kanan! Detik ini juga! Be right! Right now!

Banyak perbedaan berbanding terbalik antara otak kanan dan otak kiri sebagai contoh pada tertera dibawah ini

Ibadah cara otak kiri :
~ Kaya dulu baru sedekah, baru umrah.
~ Mapan dulu, baru menikah, baru punya anak.
~ Cukup dulu, baru berbakti kepada orang tua.
~ Dapat nikmat dulu, baru bersyukur, baru khusnudzon
~ Punya kebebasan waktu dulu, baru shalat dhuha, baru shalat tahajjut.
~ Merasa berdosa dulu baru shalat taubat, baru istighfar
~ Selesai shalat dulu, baru dzikir.

Padahal otak kanan dan agama malah mengajarkan sebaliknya:
~ Sedekah dulu, baru rejekinya bisa berlimpah
~ Menikah dulu, baru rejekinya bisa berlebih
~ Memang, otak kiri dan otak kanan senantiasa bekerja beriringan dan saling mendukung. Apalagi terkait ibadah, otak kiri sangat berperan untuk keteraturan dan penghafalan. Apa yg disesalkan disini adalah pola pikir kiri yg berlebihan terutama soal rasionalistis.
Menurut Anda mana yang lebih baik?

Dalam mengambil keputusan, seseorang yang lebih kepada otak kiri akan lama sekali memutuskan dalam memutuskan sebuah masalah, dan sebaliknya dengan orang yang lebih dominan ke otak kanan yang dimana lebih mementingkan Go Action! tanpa pikir panjang

Contoh salah satunya jika dalam memulai usaha selalu menghitung hitung terus, mungkin tidak akan dibangun usaha tersebut. Tapi jika kita lebih ingin mencobanya dulu alau pun rugi, mungkin minggu depan atau bulan depan pun bisa langsung di buka usaha yang iya ingin kan

Kedua nya sangat bagus apa bila kita dapat memenage otak kita secara rasional sesuai otak kanan dan kiri maka dari itu gunakan sebaik baiknya dan selalu semangat !
Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit