Antara Galau dan MOVE ON

Antara Galau dan MOVE ON  kalai ini setelah semua tekah di lalu dari sidang proposal, seminar hasil dan sidang, curhat dikit banyak hal yang aneh akhir2 ini yang saya alami -_- agak mainstream bin greget, ya jalani aja sedikit ingin move on dan move on menyebabkn galau kronis, sekarang saya papar kan antar move on dan galau :D


Move on! semua orang tau bahwa move on itu, mengucapkannya lebih mudah ketimbang melakukannya apa lagi memilih maju mundur kekiri kekanan. Tapi temen temen harus bisa  move on (kayak yang nulis bisa move on aja) , sebagai manusia biasa apapun alasannya, entah diputuskan, memutuskan dia, cinta bertepuk sebelah tangan tepuk kaki, atau mendapat undangan pernikahan dari mantan pasti nyesek ya -_- , Move on itu katanya  penting, tapi jangan sampai melampiaskannya dengan cara yang salah, yang bisa merugikan diri Anda. contoh kerjannya makan, badan mlar ndut deh, shoping #bagicewek , buat status galau bin alay di twitter, fb dan sosmed lainnya dan yang terakhir langsung cari pacar baru, nii paling fatal karena belom bisa move on main cari pacar baru akhirnya ga bisa sepenuh hati.

Galau adalah salah satu perilaku yang menjamur di kalangan muda-mudi masa kini. Cinta semakin rumit untuk dimengerti dan dijalani, membuat banyak di antara pria dan wanita muda mengalami kegalauan sehingga di butuhkan obat galau.
.
Perasaan galau memang seringkali melanda tanpa diduga mungkin karena hati dilanda sepi atau mendengar lagu2 melow. Namun ada beberapa fakta tentang kegalauan di bawah ini yang mungkin bisa menjadi pertimbangan bagi Temen temen untuk membiarkan diri tenggelam dalam kegalauan atau lebih memilih untuk segera bangkit dan move on.

Galau Itu katanya Pedih, Tapi sangat indah di nikmati

Banyak orang yang tahu betapa tidak enaknya galau, namun lebih banyak yang sepertinya stay lebih lama dalam fase kegalauan karena galau itu indah bin nyesek wkokwo. Hal ini karena banyak orang yang ragu bahwa keputusan untuk move on tidak akan memberikan mereka rasa indah yang sama dengan hari kemarin.

Memutuskan untuk move on memang tidak akan memberikan Anda rasa yang sama dengan yang Anda alami kemarin. Namun membawa Anda lebih dekat dengan kebahagiaan yang sebenarnya.

Galau Itu Menyebabkan Kebanyakan Pikiran (Yang Hanya Anda di Kepala Kita katanya)

Banyak orang yang mengalami stres nangis dan hampir bunuh diri, bahkan depresi akibat terlalu lama galau. Saat kita galau, kita cenderung menjadi orang yang terlalu banyak berpikir. Ironisnya, seringkali hal ini membuat kita berpikir yang salah dan hanya ada di kepala kita saja. Faktanya, kalau mau menghadapi, hasilnya tak seburuk yang di bayangkan maka dari itu hadapi dolo :D.

Sebagian Besar Obat Galau Adalah 'Didengarkan', Sisanya Adalah 'Menghadapi'

Sebagaimana orang yang mengalami banyak pikiran banyak masalah , maka mereka membutuhkan sosok yang mau mendengarkan contoh temen psikolog atau sahabat temen dekat pacar dll. Mereka sesungguhnya tak membutuhkan solusi. Sekedar didengarkan saja sudah bisa mengurangi kegalauan kronis. Selanjutnya, apa yang harus dilakukan orang tersebut untuk mengatasi kegalauannya adalah dengan menghadapi masalahnya.

Kata bijak dari embah pijan "sesungguhnya kegalauan itu tak menghantui siapa-siapa. Kita sendirilah yang bisa memutuskan untuk membiarkannya menguasai kita atau segera menghadapinya. Mungkin hal ini terdengar klise dan sedikit tabu, tapi hidup ini adalah pilihan. Anda pilih yang mana? terserah :D
Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit